Instalasi Debian 10 (No Desktop)
Sebelum kita dapat menggunakan Linux Debian 10 sebagai sistem operasi server, maka tahapan pertama yang harus dilakukan adalah melakukan proses Instalasi. Perlu kami tegaskan bahwa pada panduan kali ini, kami akan melakukan instalasi Linux Debian 10 untuk komputer server. Komputer server sendiri, adalah sebuah komputer yang tugasnya adalah menjalankan sebuah service, yang nantinya dapat digunakan oleh komputer client.
Oleh karena itu, kami tidak akan melakukan instalasi desktop environment dari linux Debian 10. Dengan tidak adanya desktop environment, maka kita akan bekerja dengan menggunakan mode CLI. Kita dapat mengetikkan serangkaian perintah untuk dapat bekerja dengan Linux Debian 10 nantinya. Namun, jika anda masih tetap ingin menggunakan desktop environment, maka anda juga dapat menggunakan tutorial ini. Karena disini kami akan bahas seluruhnya secara lengkap dan jelas.
Persyaratan
Untuk melakukan instalasi linux debian 10 (No Desktop), terdapat beberapa persyaratan yang harus anda persiapkan, antara lain;
- Pastikan pengguna sudah memiliki virtual mesin linux debian 10.
- Pastikan komputer host yang digunakan untuk menjalankan virtual mesin linux debian 10 sudah terkoneksi dengan jaringan internet.
- Pastikan pengguna memiliki koneksi internet minimal 1 Mbps
Untuk koneksi internet disini, anda dapat menggunakan koneksi internet dari ISP ataupun tethering smartphone.
Tahapan - Tahapan Instalasi
Berikut ini adalah tahapan – tahapan instalasi linux debian 10 (no desktop), yang dilakukan menggunakan bantuan aplikasi virtualisasi, khususnya adalah Oracle VM VirtualBox.
Tahapan Ke - 1, Jalankan aplikasi Oracle VM VirtualBox, dan pilih virtual mesin yang sudah anda buat sebelumnya. Untuk menjalankan virtual mesin yang sudah anda buat sebelumnya, silahkan anda klik menu Start.
Tahapan Ke - 2, Virtual mesin akan melakukan booting kedalam media instalasi yang sudah anda lakukan konfigurasi sebelumnya. Disini anda diminta untuk menentukan mode instalasi yang akan digunakan. Kami menyarankan untuk memilih opsi Graphical Install, agar selama proses instalasi nantinya dapat menggunakan mouse. Tekan Enter untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 3, Selanjutnya, sistem akan meminta anda untuk menentukan bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi, dan bahasa yang anda pilih disini akan menjadi bahasa default dari Debian 10. Silahkan pilih bahasa yang anda inginkan, dan tekan menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya. Sebagai contoh disini kami memilih bahasa Inggris, sebagai bahasa yang akan kami gunakan pada Linux debian 10.
Tahapan Ke - 4, Disini anda diminta oleh sistem untuk menentukan lokasi dimana anda tinggal. Dikarenakan pada tahapan sebelumnya kami menggunakan bahasa inggris, maka negara Indonesia tidak akan ada didalam list. Namun tidak perlu kawatir, silahkan anda pilih opsi Other >> Asia >> Indonesia.
Tahapan Ke - 5, Pada tahapan ini, anda diminta untuk menentukan konfigurasi untuk lokal. Secara default sistem akan memberikan saran kepada pengguna konfigurasi lokal, berdasarkan kombinasi pilihan bahasa dan lokasi tempat tinggal. Artinya, pada tahapan ini kita akan mengikuti saran dari sistem, dan klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 6, Pada wizard ini, pengguna diminta oleh sistem untuk menentukan layout keyboard yang digunakan. Jika pengguna tinggal di Indonesia maka silahkan anda pilih layout keyboard American English, jika sudah klik menu Continue untuk melanjutkan.
Tahapan Ke - 7, Dikarenakan kami memiliki lebih dari satu Network Adapter, maka kami diminta oleh sistem untuk menentukan interface mana yang akan digunakan sebagai default. Silahkan anda pilih interface pertama yang akan digunakan sebagai default. Interface ini nantinya akan digunakan oleh Debian 10 untuk terhubung dengan jaringan Internet. Sebagai contoh disini interface pertama yang kami miliki bernama enp0s3, klik interface tersebut dan klik menu Continue untuk melanjutkan.
Tahapan Ke - 8, Hostname adalah sebuah kata tunggal (tanpa spasi) yang dimiliki oleh Debian 10 GNU/Linux sebagai indentitas didalam jaringan komputer. Pastikan didalam jaringan yang anda miliki, tidak terdapat hostname yang sama. Sebagai contoh kami menggunakan hostname debian10, anda dapat menggantinya sesuai dengan keinginan. Dikarenakan dalam hostname tidak diizinkan menggunakan spasi anda dapat menggantinya dengan tanda hubung ( – atau _ ). Klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 9, Selanjutnya anda diminta juga untuk menentukan domain name. Dikarenakan pada kesempatan kali ini kami tidak ingin melakukan konfigurasi pada kolom ini, maka biarkan saja kosong. Alasannya untuk mendapatkan domain name, kita juga perlu membeli. Langsung saja anda klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 10, Tahapan selanjutnya anda diminta untuk menentukan kata sandi untuk user root atau dalam microsoft windows biasanya dikenal dengan user administrator. User ini nantinya akan digunakan untuk melakukan proses administrasi terhadap Debian 10 yang anda miliki. Jika anda tidak mengisi opsi ini, maka untuk melakukan kegiatan administrasi nantinya anda membutuhkan sebuah perintah tambahan yaitu “sudo”. Silahkan lakukan konfigurasi password atau kata sandi untuk pengguna root. Masukkan kata sandi pada kolom Root Password dan ulangi mengetikkan kata sandi pada kolom Re-enter password to verify. Pengguna juga dapat memberikan tanda centang pada opsi Show password in clear untuk menampilkan karakter dari kata sandi yang anda ketikkan. Klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 11, Selanjutnya anda akan diminta oleh sistem untuk menentukan nama lengkap dari yang akan menggunakan linux Debian 10. Sebagai contoh disini kami menggunakan nama “Debian 10”, anda dapat menggantinya sesuai dengan keinginan. Jika sudah klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 12, Selanjutnya sistem, akan meminta anda untuk menentukan username yang akan digunakan untuk masuk kedalam sistem Debian 10. Username yang akan anda buat ini, akan bertindak sebagai user biasa atau non-administrativ user. Secara default sistem akan mengambil kata depan dari full name yang sudah anda masukkan pada tahapan sebelumnya. Jika, anda tidak menyetujui username yang disarankan oleh sistem silahkan anda ganti sesuai dengan keinginan. Jika sudah, klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 13, Selanjutnya, anda juga akan diminta untuk menentukan kata sandi dari username yang baru saja anda buat. Usahakan untuk membuat kata sandi yang berbeda dengan kata sandi user root. Silahkan anda masukkan kata sandi untuk username yang baru saja anda buat pada kolom Choose a password for the new user dan masukkan ulang kata sandi pada kolom Re-enter password to verify. Pengguna juga dapat memberikan tanda centang pada opsi Show password in clear untuk menampilkan karakter dari kata sandi yang dimasukkan. Jika sudah silahkan anda klik menu Continue untuk melanjutkan.
Tahapan Ke - 14, Selanjutnya pengguna akan diminta untuk menentukan zona waktu dari lokasi tempat tinggal. Apabila zona waktu dari lokasi anda tinggal tidak muncul disini, dipastikan ada kesalahan pada pemilihan lokasi tempat tinggal. Sebagai contoh kami tinggal di wilayah jawa timur maka kami akan memilih opsi Western, silahkan sesuaikan dengan lokasi tempat tinggal anda, dan klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 15, Selanjtunya kita akan masuk kedalam tahapan pemartisian. Untuk kesempatan kali ini, kita akan melakukan pemartisian secara otomatis atau yang direkomendasikan oleh Debian 10. Untuk melakukan pemartisian secara otomatis ini, silahkan anda pilih opsi Guide – use entire disk dan klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 16, Selanjutnya, sistem akan mendeteksi jumlah hard disk yang anda miliki pada komputer. Dikarenakan kita menggunakan mode instalasi virtualisasi, maka yang akan muncul disini hanyalah satu buah hard disk (virtual hard disk) yang sudah kita siapkan sebelumnya (ketika proses pembuatan sebuah virtual mesin). Silahkan anda pilih hard disk yang akan dilakukan instalasi dan klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 17, Kemudian sistem meminta anda untuk menentukan skema partisi yang akan digunakan. Untuk pengguna baru wizard instalasi akan menyarankan anda memilih opsi All files in one partition (recommended for new user). Namun, anda juga dapat memilih skema pemartian yang lain, sesuai dengan tingkat kebutuhan masing – masing. Jika skema partisi sudah anda tentukan maka tahapan selanjutnya adalah klik menu Continue.
Tahapan Ke - 18, Dikarenakan kita menggunakan proses pemartisian secara otomatis maka sistem akan menampilkan hasil pemartisiannya. Hasil pemartisian ini, dipastikan sudah sesuai dengan standart pemartisian Debian 10. Untuk menyetujui layout partisi yang dibuat oleh sistem dan sekaligus melanjutkan ketahapan selanjutnya silahkan pilih opsi finish partitioning and write changes to disk dan klik menu Continue.
Tahapan Ke - 19, Sebelum menerapkan perubahan atau memulai proses pemartisian pada hard disk yang anda miliki. Sistem akan mengkonfirmasi terlebih dahulu, apakah yakin akan melanjutkan tahapan pemartisian dan menerapkan perubahan partisi pada hard disk yang dimiliki ?, untuk menyetujui sekaligus melanjutkan ketahapan selanjutnya. Silahkan anda klik Yes dan klik menu Continue.
Tahapan Ke - 20, Pada tahapan ini, sistem mengkonfirmasi kepada pengguna apakah akan melakukan scanning terhadap media instalasi yang lain ?. Dikarenakan kita hanya memiliki satu buah DVD saja atau satu buah file iso maka pada tahapan ini kita pilih opsi No dan klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjtunya.
Tahapan Ke - 21, Pada tahapan ini, sistem mengkonfirmasi apakah akan menghubungkan Debian 10 ke server mirror ?. Dengan menghubungkan diri ke server mirror, kita akan mendapatkan update terhadap sistem, security, dan paket – paket yang lainnya. Dikarenakan tahapan ini sangat penting, maka kami akan memilih opsi yes yang artinya menghubungkan Debian 10 kedalam server mirror, dan klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya. Pastikan komputer host dalam hal ini sudah terhubung ke jaringan internet.
Tahapan Ke - 22, Selanjutnya sistem akan menampilkan list dari negara – negara yang menyediakan server mirror dari Debian 10 GNU/Linux. Sebagai contoh disini kami memilih server mirror dari Indonesia, jika negara anda tidak muncul maka silahkan pilih negara terdekat dengan negara anda. Klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 23, Secara otomatis, sistem juga langsung akan menampilkan server mirror yang ada sesuai dengan negara yang anda pilih. Pada contoh kali ini, Debian 10 GNU/Linux di Indonesia memiliki 5 buah server mirror. Silahkan pilih salah satu, sesuai dengan list yang ada. Pada contoh kali ini kami memilih menggunakan server mirror dari deb.debian.org. Anda dapat menggunakan server mirror yang lain, dan pastikan yang terdekat dengan lokasi anda. Jika server mirror sudah anda pilih klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 24, Selanjutnya, silahkan isikan alamat proxy yang digunakan didalam jaringan anda. Secara default, pada jaringan yang ada saat ini tidak memiliki alamat proxy. Sehingga biarkan saja kosong dan langsung menekan menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 25, Debian GNU/Linux juga mengadakan sebuah survei untuk pengguna setia mareka. Dikarenakan tidak terlampau penting, maka pada kesempatan kali ini kami memilih opsi No dan tekan menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 26, Selanjutnya sistem akan meminta anda untuk menentukan paket apa saja yang akan dilakukan instalasi bersamaan dengan melakukan instalasi Debian 10 GNU/Linux. Secara default anda akan disarankan oleh sistem melakukan instalasi terhadap paket Debian desktop environment, GNOME, dan Standart system utilities. Namun, seperti yang kami sampaikan diatas, kita akan belajar melakukan instalasi Debian 10 GNU/Linux untuk komputer server. Sehingga, pada kesempatan kali ini anda cukup memilih untuk melakukan instalasi pada paket standart system utilities saja. Selain paket tersebut silahkan anda hilangkan tanda centangnya, dan tekan menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 27, Secara otomatis sistem akan melakukan instalasi, silahkan anda tunggu hingga tahapan ini selesai dilakukan oleh sistem.
Tahapan Ke - 28, Selanjutnya pada tahapan ini, sistem akan meminta anda untuk mengkonfirmasi instalasi paket Grub Boot Loader. Aplikasi ini berfungsi untuk mendeteksi adanya sistem operasi lain yang ada didalam hard disk anda. Artinya, ketika anda memiliki sistem operasi lain (selain Debian 10) maka dengan adanya aplikasi ini, anda masih dapat menggunakan sistem operasi tersebut. Dalam bahasa teknis kondisi seperti ini disebut dengan dual boot. Silahkan anda klik opsi Yes untuk melakukan instalasi dan klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 29, Dikarenakan kita memilih opsi untuk melakukan instalasi grub boot loader, maka sistem meminta kita memilih, akan ditempatkan dimana aplikasi ini nantinya ?. Silahkan anda tempatkan pada lokasi yang disarankan oleh sistem, dalam kasus kali ini adalah /dev/sda, dan klik menu Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Tahapan Ke - 30, Proses instalasi telah selesai dilakukan, pesan ini akan disampaikan oleh sistem jika selama proses instalasi tidak terjadi sebuah kesalahan. Silahkan anda klik menu Continue dan virtual mesin Debian 10 GNU/Linux akan melakukan restart dan booting kedalam sistem operasi Debian 10 yang baru saja kita lakukan instalasi.
Tahapan Ke - 31, Setelah anda menekan menu continue pada tahapan diatas, maka secara otomatis sistem akan melakukan restart.
Setelah proses restart, maka virtual mesin Debian 10 GNU/Linux akan melakukan booting untuk pertama kalinya kedalam hard disk, setelah proses instalasi selesai dilakukan. Pada tahapan ini, anda akan ditampilkan aplikasi Grub Boot loader yang anda lakukan instalasi pada tahapan sebelumnya. Pada tahapan ini anda juga tidak perlu melakukan apapun, karena sistem akan secara otomatis melakukan booting kedalam hard disk yang anda miliki. Alasan lain, anda tidak memiliki sistem operasi lain didalam hard disk.
Tahapan Ke - 32, Untuk pertama kalinya anda akan ditampikan jendela login Linux Debian 10. Silahkan anda masukkan kombinasi username (gunakan username non-administratif) dan password yang sudah anda buat sebelumnya.
Ketika anda memasukkan kata sandi, karakter yang anda ketikkan tidak akan ditampilkan. Silahkana nda ketikkan saja, dan anggap apa yang anda ketikkan itu benar. Maka anda tinggal menekan tombol Enter untuk melanjutkan. Apabila kombinasi username dan password yang anda masukkan benar, maka anda akan dibawa masuk kedalam Linux Debian 10.
Tahapan Ke - 33, Setelah proses instalasi selesai dilakukan, maka kita bisa mematikan virtual mesin dengan cara klik menu machine >> ACPI Shutdown (Host + H).
Kesimpulan
Berdasarkan tahapan – tahapan yang sudah dijelaskan pada materi diatas, maka dapat kami simpulkan bahwa, untuk dapat melakukan instalasi Linux debian 10 diperlukan beebrapa tahapan. Tahapan tersebut antara lain adalah;
- Memilih mode instalasi yang akan digunakan oleh pengguna.
- Memilih bahasa yang akan digunakan oleh sistem Linux debian 10.
- Menentukan lokasi tempat tinggal pengguna sistem operasi Linux debian 10.
- Menentukan konfigurasi lokal yang akan digunakan oleh Linux debian 10.
- Menentukan layout keyboard yang akan digunakan oleh pengguna linux debian 10.
- Melakukan konfigurasi jaringan pada linux debian 10.
- Menentukan kata sandi untuk user root linux debian 10.
- Menentukan profile pengguna linux debian 10.
- Menentukan kombinasi username dan password yang digunakan login kedalam debian 10.
- Menentukan zona waktu sesuai lokasi tinggal pengguna.
- Melakukan proses pemartisian terhadap penyimpanan.
- Konfirmasi scanning media instalasi lain yang dimiliki pengguna.
- Konfigurasi Mirror Server yang akan digunakan oleh Linux Debian 10.
- Konfirmasi untuk mengikuti survei yang disediakan oleh pengembang debian.
- Memilih paket apa saja yang akan dilakukan instalasi.
- Proses instalasi grub boot loader
Sampai dengan tahapan ini, anda sudah memiliki sebuah virtual mesin yang sudah terinstal Linux Debian 10. Selain itu, virtual mesin juga secara otomatis mengeluarkan media instalasi yang anda gunakan. Sehingga pengguna tidak perlu melakukannya secara manual. Tahapan – tahapan diatas memang kami tujukan untuk melakukan instalasi dengan menggunakan mode virtualisasi. Bagi pengguna yang ingin menggunakan panduan diatas, untuk melakukan real install juga tidak akan menjadi masalah. Karena tahapan – tahapannya akan sama. Hanya saja, terdapat beberapa sedikit perbedaan di awalnya saja.




%20pada%20linux%20debian%2010.webp)
%20pada%20linux%20debian%2010.webp)
%20pada%20linux%20debian%2010.webp)



















.webp)









Posting Komentar untuk "Instalasi Debian 10 (No Desktop)"